Kamis, 19 Maret 2015

tabel data ukuran frekuensi




PENGUKURAN TERHADAP UKURAN
 GAMBAR PADA HANDPHONE
Lia.Amelia
Jurnal Statistika & Probabilitas
Sekolah Tinggi Teknologi Garut
Jln. Mayor Syamsu No. 1 Jayaraga Garut 44151 Indonesia
Email : 1306076@sttgarut.ac.id
ABSTRAK-Statistika adalah ilmu yang mempelajari cara-cara pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan analisis data serta serta penarikan kesimpulan berdasarkan sifat-sifat data.Di dalam penyajian data statistik ada yang disebut dengan distribusi frekuensi, distribusi frekuensi adalah suatu susunan data dimulai dari data terkecil sampai data terbesar dan membaginya ke dalam beberapa kelas.
Dalam hal ini, akan dipaparkan mengenai contoh kasus dalam penghitungan 50 KB dalam pengukuran picture pada handphone . Data mengukur picture atau gambar foto pada handphone dilakukan dengan langsung melihat rincian yang sudah diterakan pada menu pengukuran picture.
Kata Kunci pengukuran kapasitas gambar/picture.
BAB I PENDAHULUAN
\(image) adalah kombinasi antara titik, garis, bidang, dan warna untuk menciptakansuatu imitasi dari suatu obyek–biasanya obyek fisik atau manusia. Citra bisa berwujud gambar (picture) dua dimensi, seperti lukisan, foto, dan berwujud tiga dimensi, seperti patung.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
Statistika adalah ilmu yang mempelajari cara-cara pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan analisis data serta serta penarikan kesimpulan berdasarkan sifat-sifat data. Dalam statistika dikenal dengan adanya populasi dan sampel. Populasi adalah keseluruhan objek yang akan diteliti, sedangkan sampel adalah sebagian dari objek yang akan diteliti dan diharapkan memberikan gambaran tentang sifat dari keseluruhan objek/populasi.
Dalam jurnal ini akan dijelaskan tentang data yang disajikan dengan distribusi frekuensi, ukuran pemusatan data dan letak data.
Distribusi frekuensi adalah suatu susunan data dimulai dari data terkecil sampai data terbesar dan membaginya ke dalam beberapa kelas, dalam data nilai ini, data akan diubah kedalam tabel ditribusi frekuensi dan juga akan dihitung pusat data serta letak data.

BAB III
KERANGKA KERJA KONSEPTUAL
1. Pengumpulan Data
     Pengumpulan data dilaksanakan dalam satu waktu pada tanggal 15 Maret 2015. Pengumpulan data dilakukan dengan mengecek handphone dalam suatu menu rincian.
2. Merekap Data
    Setelah data ukuran picture atau gambar tersebut terkumpul, kemudian data tersebut direkap.
3. Pembuatan Tabel Distribusi Frekuensi
4. Penghitungan Ukuran gambar/foto/picture pada handphone maupun kamera.
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
1. Menyajikan data dalam tabel Distribusi Frekuensi
Diketahui 50 data ukuran foto /gambar  sebagai berikut :
Tabel 4.1:kapasitas gambar/foto Kb
148,7
148,7
148,7
148,7
148,7
148,7
148,7
148,7
148,7
148,7
14,8
14,8
14,8
14,8
14,8
14,8
14,8
14,8
14,8
14,8
14,8
14,8
14,8
14,8
14,8
14,8
14,8
14,8
14,8
14,8
16,1
16,1
16,1
16,1
16,1
16,1
16,1
16,1
16,1
16,1
162,5
162,5
162,5
162,5
162,5
162,5
162,5
162,5
162,5
162,5

Data tersebut diperoleh dari hasil perhitungan permenit kecepatan download menggunakan stopwatch di hp, kemudian setiap ukuran ditulis dalam kertas, dengan memproleh sebanyak 50 data, pada tabel diatas nilai minimum 54, nilai maksimum 381, yang paling sering muncul adalah

  • Nilai minimal = 10,1
  • Nilai maksimal = 227,4
  • Range = 227,4-10,1=217,3
  • Kelas : 2k50, k=6, 7, dst. dipilih k=6
Interval = 36,2
Tabel 1. Distribusi Frekuensi
Tabel Distribusi Frekuensi
Nilai Maksimal
    227,4
Nilai Minimal
      10,1
Range
    217,3
Kelas
        6,0
Interval
      36,2

Tabel 2. Distribusi Frekuensi Relatif
Tabel Distribusi Frekuensi Relatif
Tepi Bawah
Tepi Atas
Frekuensi
Frekuensi Relatif
          10,1
      46,2
         31
62%
          46,3
      82,4
           1
                      0
          82,5
    118,7
           6
12%
        118,8
    149,0
           2
4%
        155,0
    191,1
           7
14%
        191,2
    227,4
           3
6%
TOTAL
         50
100%




Tabel 3. Distribusi Kumulatif Kurang Dari
<=
Frekuensi Kumulatif
100
36
46,2
31
82,4
32
118,7
38
114,9
38
191,1
47
227,4
50

Tabel 4. Distribusi Kumulatif Lebih Dari
>=
Frekuensi Kumulatif
100
14
46,2
19
82,4
3
118,7
12
114,9
3
191,1
3
227,4
1

Tabel 5. Histogram Frekuensi
HISTOGRAM FREKUENSI
Tepi
Tepi
Batas
Batas
Frekuensi
 Bawah
 Atas
Bawah
Atas
          10,1
      46,2
        9,6
                 46,7
            31
          46,3
      82,4
      45,8
                 82,9
              1
          82,5
    118,7
      82,0
               119,2
              6
        118,8
    149,0
    118,3
               149,5
              2
        155,0
    191,1
    154,5
               191,6
              7
        191,2
    227,4
    190,7
               227,9
              3

Tabel 6 poligan frekuensi

POLIGON FREKUENSI
Tepi
Tepi
Nilai
Frekuensi
 Bawah
 Atas
Tengah
          10,1
      46,2
      33,2
                    31
          46,3
      82,4
      87,5
                      1
          82,5
    118,7
    141,9
                      6
        118,8
    149,0
    193,3
                      2
        155,0
    191,1
    250,6
                      7
        191,2
    227,4
    304,9
                      3



Gambar 1. Grafik Histogram Frekuensi



Tabel 6. Nilai Tengah


POLIGON FREKUENSI
Tepi
Tepi
Nilai
Frekuensi
 Bawah
 Atas
Tengah
          10,1
      46,2
      33,2
                    31
          46,3
      82,4
      87,5
                      1
          82,5
    118,7
    141,9
                      6
        118,8
    149,0
    193,3
                      2
        155,0
    191,1
    250,6
                      7
        191,2
    227,4
    304,9
                      3


Gambar 2. Grafik Poligon Frekuensi
Tabel 7. Ogif Kurang dari
>=
Frekuensi Kumulatif
100
14
46,2
19
82,4
3
118,7
12
114,9
3
191,1
3
227,4
1


Gambar 3. Grafik Ogif Kurang dari

Tabel 8. Ogif Lebih dari
<=
Frekuensi Kumulatif
100
36
46,2
31
82,4
32
118,7
38
114,9
38
191,1
47
227,4
50


 Gambar 4. Grafik Ogif lebih dari






KESIMPULAN

Berdasarkan data yang sudah di kumpulkan, serta dari hasil analisis dan perubahan dan perbedaan terhadap data ukuran kapasitas foto/gambar pada kamera atu handphone yang diolah dengan distribusi frekuensi, maka dibuktikan bahwa penyajian data akan lebih mudah dan keakuratannya menjadi lebih baik. Tetapi jika ada kesalahan pada awal dalam memasukan data maka akan sulit untuk memperbaiki data yang berikutnya karena harus di rubah satu persatu.
.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar